Blade
Wahai engkau sang ksatria biru
Dimanakah putri yang engkau jaga ?
Waktu menghempas dengan tajam
Takdir menghunuskan pedang merahnya
Air mata bulan mulai mengalir
Jatuh kedasar lautan kegelapan
Hati yang remuk namun masih ada dirimu
Menghapus air
mata darah ini
Dengan rambut perak ku
yang kau belai
Wahai engkau sang Raja
dari kegelapan
Dimanakah sang Dewi yang
puja ?
Wahai engkau sang Raja
dari kegelapan
Sang putri
menunggumu digerbang keabadian

Tidak ada komentar:
Posting Komentar