Jumat, 10 Juni 2016

Blade

Blade
 
Wahai engkau sang ksatria biru
Dimanakah putri yang engkau jaga ?

Waktu menghempas dengan tajam
Takdir menghunuskan pedang merahnya
Air mata bulan mulai mengalir
Jatuh kedasar lautan kegelapan

Hati yang remuk namun masih ada dirimu
Menghapus air mata darah ini
Dengan rambut perak ku yang kau belai

Wahai engkau sang Raja dari kegelapan
Dimanakah sang Dewi yang puja ?

Wahai engkau sang Raja dari kegelapan
Sang putri menunggumu digerbang keabadian



Tidak ada komentar:

Posting Komentar